Rabu, 06 Juli 2011

Yayasan Aria Marama Peringati Hut” Toa Pekong” Ke 169.


Bengkayang.
Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)”Toa Pekong “ke  169, 1842-2011)  yayasan Vihara Aria Marama merayakannya  bersama dengan masyarakat  yang berlokasi seputar  jalan migang , Kecamatan bengkayang , Kabupaten  Bengkayang  yang jatuh   hari   rabu 6/6   di peringati   secara rutin setiap tahun dengan   menggelar ritual dan perjamuan makan bersama .
 Lay Fit Bui,Ceku

Ketua yayasan Aria Marama  lay Pit Bui mengatakan , perayaan tahun ini memiliki arti penting terlebih keberadaan " Toa Pekong"   kini sudah berusia  169 tahun dan hampir mencapai  satu abad lebih . acara puncak perjamuan hidangan  kita mulai  tadi sekitar jam  12 wib  sampai selesai ungkapnya.
Hal yang sama juga di tambahkan ceku selaku panitia seksi acara hiburan menuturkan  Undangan  kita sebarkan di perkirakan mencapai 1000 undangan ,meliputi  muspida ,pengusaha dan masyarakat karena ini sipatnya terbuka untuk umum.
“mengingat kapasitas tempat terbatas jadi kita bagi menjadi dua bagian waktu ,yang pertama kita mulai jam 12 wib ,sedangkan yang kedua jam 24 sampai selesai  ,sambil berjalan kita pihak  panitia tetap menyuguhkan   sesi hiburan yakni  organ tunggal  yang kita undang khusus  dari kota singkawang ,”tutur  ceku.
 Di tempat bersamaan  tokoh  tiong hoa bengkayang , andi mex ,  menilai  Acara sakral  HUT vihara Aria Marama   ini sebagai bentuk kebersamaan ,tentu ini merupakan acara kebudayaan turun temurun  yang  di peringati ,untuk itu   kehadiran masyarakat merupakan kebanggaan dan kegembiraan untuk kita semua , diharapkan masyarakat  yang hadir dapat mendukung  acara ini sampai sukses ,karena ini bagian dari   kebudayaan yang merupakan  aset bangsa dan Negara  yang harus kita lestarikan  bersama  ungkap andi mex mengahiri.(tni)

Jumat, 24 Juni 2011

Biaya Sewa Alat Berat PU di pertanyakan ?


BENGKAYANG.Biaya sewa alat berat milik Pemda bengkayang melalui dinas PU  kerap disewakan untuk masyarakat umum atau pun kontraktor kini mulai dipertanyakan sejumlah LSM . Pasalnya, disinyalir telah  terjadi praktik sewa ‘bawah tangan’ yang diduga dilakukan Kantor dinas PU yang dipercayakan selaku pengelola.

Buktinya, dari capaian PAD di Dinas PU bengkayang khusus  sektor tersebut, hingga informasi terakhir ini masih dalam posisi sangat minim hal ini diperkuat hasil informasi dari BPK capaian target PADnya masih berkisar sebesar Rp 100 juta,sedangkan dana pemerliharaan pertahunnya di bebankan ke  APBD bengkayang tahun 2010 sekitar 300 jutaan hal ini dikatakan libertus Hansen SH ketua LSM JKPKM(jasa kontruksi pemantau kebenaran monitoring )kalbar kamis kemaren.

Lebih jauh Hansen mengatakan Berdasarkan catatan yang di miliki ,alat berat yang di miliki pemda yang dikelola PU  ,berupa 2 unit exapator jumbo dan mini kemudian  masing-masing 1 unit gleder,buldoser ,pibro,stumball,dumtruck, dan tronton.

Pria yang akrab di sapa Hansen ini menjelaskan ,penyewaan alat berat  berfariasi yakni  250-300 ribu rupiah/jam .kalau di kalkulasikan secara keseluruhan  dalam tempo satu tahun hasil sewa jasa  bisa mencapai milyaran rupiah ,sedangkan yang di setor kedaerah hanya sekira 100 jutaan ini menurut kita  sangat minim jadi wajar bila masyarakat menilai terjadi indikasi kebocoran  jelasnnya,logikanya pembelian alat berat tersebut bertujuan  dapat meringankan anggaran APBD  daerah,ini  malah membebani anggaran  daerah alias tekor  ulasnya 

Untuk memperkuat dugaan kebocoran “Saya sendiri pernah menanyakan langsung ke kontraktor yang mengaku pernah membayar sewa alat berat dari PU tidak memakai kwitansi pembayaran sampai ratusan juta rupiah ,dan di perkuat  bukti kwitansi  yang sudah kita kumpulkan dari beberapa masyarakat dan kontaraktor beberapa waktu yang lalu tegasnnya,kesimpulan sementara menurut kita dana sewa menyewa tersebut banyak kejanggalan terang mantan kades bengkayang ini.

"Harapan kita  pihak yang berkompeten dapat menelusuri dan menindak lanjuti persoalan tersebut ,bila perlu kepala daerah  bisa mengambil langkah-langkah kebijakan agar paraktek sewa “bawah tangan bisa dihindari ,"jelasnnya. (krd)


Kamis, 23 Juni 2011

Kisruh Tender Proyek, Irawan Polisikan Anggota Dewan.


 Bengkayang
Proses pelelangan proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkayang, Rabu (22/6) diwarnai dengan aksi pemukulan dua orang peserta lelang, yakni Irawan dan Badarudin. Dimana menurut pengakuan keduanya, aksi pemukulan tersebut dilakukan oleh salah seorang Anggota DPRD Bengkayang yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkayang , Martinus Kajot.

Kejadian ini bermula sekitar pukul 09.30 WIB ketika Irawan hendak memasukan dokumen penawaran pada kotak yang telah disediakan oleh panitia. Sebelum dokumen tersebut diserahkan, sempat terjadi adu argument antara Irawan dan Martinus Kajot. Dalam pengakuannya, Irawan mengatakan adu argument terjadi karena oleh Martinus Kajot, dirinya diminta agar jangan memasukan dokumen penawaran lagi pada paket yang sama dengan alasan paket tersebut merupakan paket milik salah satu partai politik yang telah di rekomendasikan.

Diketahui ada 2 paket yang saat itu diperebutkan keduanya, yakni paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Sebalo-Suti Semarang dan ruas jalan Siding. Masing-masing paket bernilai Rp.3 Miliar (Sebalo-Suti Semarang) dan Rp.5 M (ruas jalan Siding).

Karena merasa memiliki hak yang sama, Irawan tidak mempedulikan perihal larangan tersebut. Ia lalu mencoba menerobos masuk, namun dipintu masuk ruangan panitia, Ia sempat dihalangi oleh beberapa orang yang turut serta bersama Martinus Kajot. Meski demikian, Irawan akhirnya bisa menerobos masuk. Setelah masuk, bukannya memasukan dokumen, namun yang dilakukan adalah mengoyak daftar nama peserta lelang dengan maksud agar proses tender tersebut dikaji kembali.

“Paket itukan bukan milik perorangan, jadi siapa saja boleh memasukan dokumen,” ungkap Irawan.

Usai dikoyaknya daftar nama tersebut, terjadilah keributan. Irawan menyebutkan bahwa M. Kajot langsung melakukan tindakan pemukulan terhadap dirinya, yakni dengan memukul leher kemudian menarik baju Irawan hingga terkoyak. Melihat kejadian itu, Badarudin mencoba melerai. Tapi bukannya menjadi penengah, upaya yang hendak dilakukan Badarudin berujung naas pada dirinya. Ia dipukuli hingga babak belur oleh beberapa rekan yang sebelumnya dikerahkan oleh M. Kajot untuk menyerbu kedua Irawan maupun Badarudin.

Melihat situasi yang tidak memungkinkan dan merasa terdesak. Irawan yang tidak megenakan baju bertelanjang dada kemudian melarikan diri hingga masuk kedalam hutan (belakang kantor PU), sementara Badarudin (Ody) yang sudah babak belur diamankan oleh Aparat Kepolisian yang datang terlambat.

“Sedikitnya ada sekitar 15 orang yang melakukan aksi pemukulan, diduga masih segerombolan anak  buah oknum dewan tersebut yang berinisial, Al, JFdan Nm,” bebernya.

Merasa aman, akhirnya Irawan memberanikan diri untuk sampai di Kantor DPRD Bengkayang yang terletak tidak berjauhan dengan Kantor Dinas PU. Baru setelah itu, Ia bersama Ody langsung berangkat ke Mapolres Bengkayang untuk melakukan laporan dengan nomor laporan TBK/B/203/VI/2011/Kalbar/RES-BKY/SPKT.

Dijelaskannya, dalam laporan itu, pihaknya tidak hanya melaporkan M. Kajot bersama rekan-rekannya terkait aksi pemukulan, tetapi juga melaporkan kepemilikan senjata api laras pendek (pistol) yang turut dibawa oleh Martinus Kajot pada saat kejadian dan hampir saja dikeluarkan.

“Kejadian ini tetap akan kita bawa keranah hukum, agar kedepannya dapat menjadi pelajaran bagi semua dan dapat menjadi peringatan bahwa dalam proses pelelangan proyek tidak ada sistem pengkotak-kotakan, pekerjaan ini milik si A atau si B,” tegasnya.

Ditemui terpisah, Martinus Kajot membantah jika dirinya telah melakukan pemukulan terhadap Irawan.
“Saya sama sekali tidak pernah memukul Irawan apalagi hingga berniat  melukainya ,namun
 Ia membenarkan bila memang terjadi adu argument antar dirinya dengan Irawan.

kepala dinas pu kabupaten bengkayang Ir Jhonathan supeno ketika di konfirmasi lewat sms singkatnya  mengakui kalau paket yang di sengketakan di batalkan,namun tepatnya jam 10 30 setelah keadaan normal proses tender yang lain  di lanjutkan kembali ,mengenahi paket proyek yang di batalkan tidak tertutup kemungkinan di swakelolakan ungkap peno. (tni)


Selasa, 21 Juni 2011

Proyek Di Duga Mendahului,Rumah Guru Di Gusur


.Bengkayang. Rencana pembangunan sekolah yang bertarap Internasional akan di laksanakan dalam waktu dekat di kabupaten   Bengkayang,mega proyek ini  di kabarkan menyedot  dana anggaran  yang cukup besar hingga  milyaran Rupiah , di lokasi seputar  jalan sanggau ledo persis di Sekolah Dasar Negeri SDN. No.09 Rangkang, Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang. Namun dalam pelaksanaan pembangunan  ada keganjilan tersendiri dimana  pelaksanaan tender belum dimulai pekerjaan proyek sudah dilaksanakan alias mendahului.

Kepala Sekolah SDN.NO.09 Rangkang, Suparno saat dijumpai kemaren  dirumahnya Menerangkan," Dirinya hanya menjalankan Perintah Bupati dan Kepala Dinas, karena sebelumnya sudah ada surat pemberitahuan pelaksanaan  pembangunan Sekolah elit bertaraf Internasional dengan dana berkisar antara 22 hingga 23 Milyar, di jadwalkan  Penggusuran Lahan dimulai pertengahan Mei 2011 hingga Sekarang, dan Rumah Dinas Guru sebanyak 4 Lokal digusur dengan Nilai Pagu Dana sekitar 2 Miliyar.

 sejauh ini "Siapa Pemborong dan Kontraktornya belum mengetahui secara pasti karena  ,"Saya baru ditempatkan sebagai kepala sekolah di SDN.No.09 Rangkang baru sekitar 2 Tahun, sebagai bawahan  apapun Perintah Atasan harus saya Laksanakan,terkait penggusuran dinas guru itu semua wewenang kita  katanya.


Kadis pendidikan kabupaten bengkayang,Silverius Sinoor SH,MH ketika di konfirmasi di kantornya tidak bisa di temui alasan sibuk ,hari berikutnya di hubungi  lewat handphone selulernya tidak ada komentar,kemudian di sms tidak dibalas.

Di tempat terpisah Ketua DPRD Bengkayang, Sebastianus Darwis.SE.MM menjelaskan," Mengenai Pembangunan SDN No.09 Rangkang Pihak Kita Dewan sejauh ini tidak mengetahui, dan tidak ada dalam Rencana Anggaran untuk Pembangunan SD bertaraf Internasional, Dari mana Dapat dananya," Ungkap Darwis.

Masih menurut Legislator PDI Perjuangan ini," kalau Ada Pembangunan yang menyerap dana hingga Milyaran atau puluhan Milyar tidak mungkin Kita Dewan tidak mengetahuinya, Jika memang Pihak Dinas Berani mengeluarkan Dana begitu Besar itu merupakan Tanggung Jawab Dinas dan Dewan tidak berani menyetujui jika dananya tidak Jelas dari mana.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Drs.Kristianus Anyim,M.Si saat dihubungi Via telpon seluler Menjelaskan," Saya juga tidak tahu dengan masalah pembangunan SDN No.09 Rangkang,apalagi Dananya hingga Miliyaran Rupiah dan memang saya mendapat Kabar bahwa dana tersebut berasal dari Provinsi," Ungkap Anyim.

Berdasarkan Informasi dari Pekerja Lapangan yang tidak bersedia namanya di Korankan, Yang mendapat pekerjaan itu adalah Ir.Martinus Khiu yang merupakan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkayang, Coba tanya beliau Kilahnya menghindar.

Ir.Martinus Khiu,' Saat dimintai Informasi melalui sms menjelaskan," Mudah-mudahan saya yang mendapatkan Pekerjaan, dan memang pekerjaan itu belum ditenderkan, masih menunggu juklak dari Provinsi, nanti pasti dikonfirmasi oleh Dinas Pendidikan dan dana peruntukan Pembangunan SDN.NO.09 Rangkang sekitar 2 Miliyar, dan dirinya mengakui mungkin hal ini kurang  komunikasi aja terangnya ketua Koni bengkayang ini.

lokasi proyek yang di rencanakan pembangunan sekolah bertarap internasional di bengkayang

Kondisi Rumah sebelum Di Bongkar

Perumahan  guru yang di bongkar
Terkait permasalahan yang dinilai masyarakat banyak kesimpang siuran  ini,salah satu ketua LSM ,JKPKM(jasa konstruksi pemantau kebenaran dan monitoring)Kalbar Libertus Hansen SH meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas permasalahan tersebut ,karena kuat dugaan sudah menyalahi perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan dan jasa pemerintah.selain itu  tegas Hansen dapat  berpengaruh ke pencatatan    asset daerah . (krd)

Minggu, 19 Juni 2011

LSM Bakal Balik Lapor Kadis PU Ke Tipikor

Salah satu alat berat yang di  sewa oleh kontraktor.
 Bengkayang. Ketua LSM JKPKM( Jasa Konstruksi Pencari  Kebenaran  Monitoring)kalbar Libertus Hansen SH akan melapor  balik  kepala dinas PU kabupaten bengkayang ke pengadilan tifikor ,karena dia di tuding mencemarkan nama baik kepala dinas  PU kabupaten bengkayang  Ir .jhonathan supeno Msi lewat sorotan lembaganya  lewat pemberitaan yang dimuat salah satu media nasional kompass indonesia  edisi 435 terkait dugaan KKN di dinas terkait.hal ini di katakannnya usai menjalani  tahap pemeriksaan saksi di polres bengkayang kamis  16/6

libertus hansen menjelaskan kita sebagai warga negara yang taat hukum harus menghormati aparat penegak hukum,kapanpun kita di panggil kita siap memberi keterangan jelasnya,pemeriksaan polisi masih seputar  saksi terkait pencemaran nama baik yang di tudingkan kadis PU terhadap dirinya ,namun perlu saya jelaskan statmen yang   berikan di salah satu media  sesuai tufoksinya selaku lembaga pelaksana kontrol  yang mempunyai keperdulian terhadap pemberantasan korupsi di kabupaten bengkayang terangnya kepada wartawan usai di periksa.

lebih jauh libertus  hansen mengatakan ,dalam keterangannya ke pihak penyidik salah satunya  isi  berita menyoroti terkait dugaan KKN di dinas PU,yang pertama mengenai dugaan penyalah gunaan wewenang pembangunan rumah dinas  jabatan bupati  yang masuk ke ranah hukum,akibat dari penempatan pembangunan yang tidak sesuai dengan prosedur, pembebasan lahan masyarakat  belum dilakukan keburu bangunan didirikan ,dan itu terlihat dari putusan  perdata pengadilan negeri kabupaten bengkayang  pihak tergugat 1. dinas PU selaku satker pemda di vonis  kalah .
nah pertanyaannya siapa yang bertanggung jawab terhadap anggaran yang telah di keluarkan apa bila itu di eksekusi pihak pengadilan jelas hansen,karena dikabarkan  tahun ini dipembangunannya akan di lanjutkan namun penyelesaiannya belum diketahui secara pasti jelasnya.wajar dong kita selaku masyarakat bertanya-tanya serta mengkritisinya jelasnnya.

Andai kata itu  di ganti rugipun   aturannya seperti apa?tanya hansen ,kemudian  yang kedua pemakaian 4 unit alat berat ,mobil tronton dan dam truk milik daerah jadi sorotan pemberitaan kala  itu di duga ada kebocoran dana jasa pinjam pakai,karena berdasarkan hasil audit BPK kata hansen penggunaan alat-alat berat tersebut tersimpan di kas daerah hanya 100 juta pertahun,sedang kan dana pemeliharaan yang tertuang di APBD 2011 di bebankan  sekitar 300 jutaan ,hal ini di nilai tidak sesuai dengan besaran dana pendapatan.karena untuk sewa 1 unit alat berat oleh pihak ketiga berkisar 250  -300 ribu perjam,di perkirakan dalam jangka satu tahun hasil jasa penggunaan alat berat  bisa mencapai milyaran rupiah ,sehingga dana pendapatan di pertanyakan ,dan meminta kepada kepala daerah apa bila terbukti bersalah kadis PU  harus di copot dari jabatannya ungkapnya.

namun kita sangat menyesalkan laporan  kadis PU  mengenai fitnah atau pencemaran nama baik ,padahal kita mendukung  pemerintah tengah  gencarnya menyuarakan pemberantasan korupsi di wilayah indonesia ungkapnya kita juga tidak tinggal diam ,dalam waktu dekat secara kelembagaan  juga akan melapor balik kadis PU ke tifikor,dan barang bukti sudah kita siapkan tinggal waktunya saja ancam hansen,kita juga merasa di rugikan dalam hal ini yakni pencemaran nama baik,karena menurutnya langkah hukum yang di lakukan kadis cerminan pejabat yang tidak mau di kritik masyarakatnya ,padahal semestinya kalau dia keberatan atas pemberitaan tersebut  harus  menggunakan hak jawab lewat media sesuai dengan UU pers jelasnya.

sementara itu, kadis PU bengkayang Ir jhonathan supeno  ketika di konfirmasi wartawan via pone selulernya mengakui laporan tersebut saya tidak mau banyak komentar dululah apapun keputusannya serahkan saja ke pihak aparat penegak hukum katanya.ketika di tanya wartawan mengapa  tidak menggunakan hak jawab dalam kasus pemberitaan ini ,saya tidak perlulah  menggunankan hak jawab karena itu saya pandang tidak perlu katanya ,apa komentar bapak dalam waktu dekat terlapor bakal melapor balik bapak ke tifikor ?sah-sah saja  kalau dia mau melaporkan saya ke tifikor semestinya dia harus konfirmasi saya dulu kilahnya(tni)

Sabtu, 04 Juni 2011

Warga Minta Pemerintah Serius Perjuangkan Border Jagoi Babang


Bengkayang .Warga yang berdomisili  di seputar perbatasan Indonesia -Malaysia kabupaten bengkayang kalbar sangat mengharapkan border perbatasan jagoi babang segera di realisasikan,namun sejauh ini informasi kedua Negara belum ada titik terang tentang kesepakatan bilateral  pembukaan border tersebut .
Padahal harapan itu sudah lama kita dambakan ,kami selalu melihat kunjungan pejabat Negara ke daerah perbatasan dengan  agenda berkaitan  persiapan pembukaan border,namun sejauh ini belum ada informasi yang jelas terkait isu border  kapan  di realisasikan ungkap Antonius mantan kepala desa seluas baru-baru ini.
 kita sangat mengharapkan pemerintah melalui menlu terus memperjuangkan perundingan lobi  luar negeri  saling menguntungkan  memperjuangkan segera mungkin  membuka akses perbatasan terang antonius .kalau di tilik dari segi geografis perbatasan jagoi babang lebih siap sejak dari dulu pendukungnya  dekat dengan serikin Malaysia ,hanya memerlukan waktu tempuh beberapa menit berjalan kaki.dan akses jalanpun  sudah ada sejak bengkayang belum di mekarkan , namun sulit untuk di realisasikan entah apa penyebabnya tuturnya.
Komitment preseden RI susilo bambang yudoyono  pada saat kunjungannya di kalbar membawa harapan besar bagi kami selaku penduduk perbasan ,untuk itu kami menagih  janji pak presiden pinta antonius
membuka border jagoi babang artinya  Sebagai sebuah komitmen untuk pengembangan kawasan perbatasan, border tersebut menjadi pintu strategis, baik bagi Indonesia, Kalbar, dan Kabupaten bengkayang
Dia juga merasa optimis disaat border dibuka kelak, secara otomatis imbasnya bakal meluas pada berbagai sektor, terutama perekonomian. Karena melalui border, terang nya bukan hanya mengatur lalu lintas orang, melainkan juga barang antar negara yang bersebelahan. “Belum secara resmi saja masyarakat sudah aktif bertransaksi perdagangan, jadi apalagi dibuka kelak,”ringkas antonius(tni)